Kai, Mengaku pernah ke Indonesia?

539281_327472174000955_388774943_n

Kai, sudah tidak asing lagi nama itu di telinga kita dan kini telah memasuki hari ke 36 pembuatan Teaser baru dari EXO.

Kai saudara dari Choi Siwon ini mengaku pernah ke Indonesia hanya untuk mengunjungi temannya yang sudah tidak sehat waktu lalu. Karena keseringan berinteraksi dengan teman itu Kai nekat pergi Ke Indonesia hanya untuk menjenguk temannya yang mata kirinya katarak.

Aku pernah mengunjungi Indonesia saat aku masih belum debut dengan EXO-K. Temanku yang bernama Kwang ill woo atau akrab dipanggil wang itu mata kirinya kena katarak, tidak tahu kena apa tapi aku nekat kesana hanya untuk mengunjungi temanku yang lagi sakit tersebut. Penduduk di Indonesia sangat senang dengan kedatangan saya dan dihormati dengan tentram saat disana, dan ada juga yang bilang kalo saya adalah orang Indonesia asli.

Pengakuan itu mengejutkan netizen EXO di seluruh dunia!

Midnight Part 1

Anneyong…..author yg imueet nan cantik kembali membawa ff GaJe ini….. 

Ini ff pertama author lho… 

Sbenernya ini ff request-an nae eonni Mpit Viya Apriyanti semoga suka ne ^^ 

Ada yg nunggu???#readers : gaak…..|me : *nangis di pojokan*|ABAIKAN> 

Dari pada author terus berbacot disini lebih baik langsung aje…. 

Title : Midnight 

Author : Zenry a.k.a Kang Hyun Min 

Genre : Romance, Mistery,n GaJe. 

Length : Series 

PG : *PG apaan ya??* 16 maybe…… 

Main Cast : 
~ Choi Siwon Super Junior a.k.a Choi Siwon 
~ Mpit Viya Apriayanti a.k.a Kim Sujin 
~ Lee Teuk Super Junior a.k.a Park Jungsoo 

Support Cast : 
~ Jo Youngmin Boyfriend a.k.a Choi Youngmin 
~ Zenry a.k.a Kang Hyun Min*author numpang exis ne :)* 
~ Cho Kyuhyun Super Junior a.k.a Cho Kyuhyun 
~ Uchie’x a.k.a Cho Hyunjee 
~ Cho Hyunjee 

~GD Big Bang a.k.a Kwon Jiyoung 
~ Park Hyerim 
~ Lee Haerin ~

and anymore*temukan sendiri* 

Don’t copas*coppy+paste* tanpa seijin author!!! 
Cerita+cast milik author *hahaha…#evil laugh* 

DON’T LIKE, DON’T READ and DON’T BASHING….. 
Harap RCL, Kalau ga RCL#senyum evil sambil asah golok*readers kabur# karena RCL readers sangat berguna bagi author…. 🙂 

***Happy Reading*** 

Author pov 

Dia memilih duduk terdiam di hadapan batu nisan kedua orang tuanya. Wajah datarnya tampak lelah dan sendu. Tak ada air mata yang jatuh di pipi mulusnya. Ia hanya bisa duduk terdiam dan membisu. Hanya ada sisa air mata yang mengering sejalan berhebusnya angin. Sekarang ia sendirian hanya bisa meratapi nasib yang memilukan, yang menimpa dirinya. Sangat tidak adil bukan??. Orang tuanya trerbunuh dengan sangat mengenaskan ya….tubuh terkoyak hampir tak terbentuk. Seolah monster yang melakukan hal itu. Dan yang memperburuk keadaan adalah perusahaan appa-nya bangkrut, ia mengerang lemah seakan jiwanya akan terlepas dari raganya. Ia mencoba untuk tidak menitikan air mata lagi. Tapi pertahanan yang telah ia bangun perlahan runtuh seketika. “Hyyyaaaa…” ia berteriak histeris dengan perlahan cairan bening itu mulai jatuh di pipinya. Menyedihkan memang. 

Sujin pov 

Aku melangkahkan kakiku gontai, perasaanku remuk. Jangan tanyakan mengapa dan bagaimana?? Dan satu hal yang aku ketahui pasti, dialah penyebab semua ini. Penyebab jatuhnya aku ke dalam lubang hitam kesedihan dan penderitaan yang tanpa dasar. Kwon Jiyoung ya….namja itu . Orang yg pernah menghangatkan hatiku anni….sekarang sudah tidak lagi. Dia telah membuat perusahaan appa bangkrut,membuatku ditendang dari rumahku sendiri dan yg terakhir adalah dia juga yg telah membunuh ke2 orang tuaku sungguh ironiskan?? Manusia Hina!!! Kwon Jiyoung hanya menjadikanku permainannya padahal aku sangat mempercayainya, tapi kenyataanya dia malah menusukku dari belakang. Ku tarik koperku perlahan. Aku sudah menghubungi ke2 sepupuku. Kang Hyunmin dan Cho Hyunjee 2 gadis manis yang berbeda karakter. Jujur hanya mereka satu-satunya harapanku sekarang, hanya mereka sepupu yang paling dekat denganku. Angin mendesir pelan kurapatkan jaket tipisku, agar memberikanku sedikit kehangatan. 

“Eonni……..” pekik mereka berdua. Aku baru saja tiba di depan pintu rumah mereka. Rumah sederhana ini hanya di tinggali mereka berdua. Aku tersenyum samar, lalu membantuku mebawa koperku masuk ke rumah. 

“Eonni neo gwaencana??” tanya Hyunjee padaku. 

“Nan gwaencana saengie” jawabku. Mereka sangat perhatian padaku dan itulah yang membuatku nyaman. 

“Eonni……” kali ini suara Hyunmin, walaupun dia telihat cuek dan datar tapi sebenarnya dia sangat perhatian. 

“Ne…….waeyo Minnie??” aku menoleh. 

“Ini minumlah, aku tak mau eonni sakit” ucapnya omo…. Dia manis sekali neomu kyeopta ^^. 
“Eonni… Bagaimana?? Enak??” Hyunjee menatapku penuh harap. 
“Mashita….” jawabku. 

“Eonni…..” Hyunjee memandangku serius,ku taruh gelas coklatku di meja. 

“Ne…??” 

“Bagaimana hubungan…. Mm…….” Hyunmin terlihat ragu untuk menanyakanya padaku. 

“Apa Minnie?? Tanyakan saja pada eonni ne??”. 

“Bagaimana hubungan eonni dengan namja itu??” jadi ini yang membuat Hyunmin ragu?? Mereka memang tau bagaimana hubunganku dengan Kwon Jiyoung. 

“Eonni sudah tidak memikirkanya lagi saeng” jawabku sekenanya. “Eonni masih bisa bertahan dengan uang asuransi orang tua Eonni kok…” 

“Eonni….” aku menatap mereka, Tuhan……mereka menangis. 

“Kemari……” mereka mendekat dan dengan segera ku peluk mereka, mereka hanya terisak dalam pelukanku. 
“sssttt… Saeng….. Uljima”. 

Author pov 

Kedua yeoja itu membantu Sujin membereskan barang-barangnya. 

“Mulai sekarang kita akan slalu sama-sama eon….” terang Hyunjee “Eomma dan Appa minta maaf karna tak bisa datang ke pemakaman Ajhuma dan ajhusi”. 

“Ne… Gwaencana saeng…” aku mencoba untuk tersenyum. 

Malam mulai turun dan menyelimuti dunia. Sujin hanya bisa menerawang jauh. Ia masih memikirkannya, ia ingin kasus pembunuhan itu ditangani dengan tepat. Tapi pembunuhan itu terlihat sangat sempurna, tak meninggalka jejak sedikitpun. Padahal ia sangat ingin memasukkan nama Kwon Jiyoung dalam deretan pembunuh itu, tapi sayang dia tak punya bukti apapun. 
Ia mencoba memejamkan matanya dan kemudian tidur. 

Still Author pov ~ 

Di sisi lain. 

“Kau akan menggantikan abeoji, Siwon-a. Kau harus segera menikah. Abeoji sudah pilihkan seorang yeoja yang cocok untukmu, dia Park Hyerim, Kalian pasti saling kenalkan??” tanya Siwon abeoji, sambil menunjuk gadis di sampingnya Park Hyerim. 

“Aku tak mau” sahut siwon dingin dan terkesan sinis. 

“Abeoji sudah bosan memimpin kaum kita lebih dari 500 tahun Siwon-a, sebagai anak tertua, abeoji sangat menharapkanmu” terang siwon abeoji. 

“Oppa…..kenapa oppa menolak??? Bukankah kita saling mencintai oppa??” tanya yeoja itu Park Hyerim. 

“Saling mencintai??? Jangan bermimpi” balas Siwon dingin tanpa memandang Hyerim. “Abeoji… Aku bisa mencari gadisku sendiri, ketika aku menemukanya, aku akan mengenalkanya langsung pada Abeoji, aku sudah pernah menceritakan tentang Kirei-kukan??” Siwon mengakhiri kata-katanya dengan pertanyaan. 

“Ne arraso. Abeoji serahkan keputusan di tanganmu Siwon-a” Siwon abeoji sedikit tersenyum mendengar pernyataan anaknya. 

“Dan aku akan pergi ke dunia manusia, aku bosan disini” terang Siwon datar. 

“Abeoji izinkan, kau ajak juga Youngmin dan Kyuhyun. Walaupun kau seorang purebloods tapi kau harus tetap hati-hati ne?” nasehat Siwon abeoji “Abeoji akan mengutus beberapa guardian untuk menjagamu”. 

“Ajhusi…. Lalu bagaimana perjodohanku dengan Siwon??” tanya Hyerim yg mulai kesal karena diacuhkan. 

“Abeoji minta maaf Hyerim-a, tapi Siwon menolak……” belum selesai Siwon abeoji melanjutkan kata-katanya Hyerim sudah pergi meninggalkan ruangan itu. 

“Cih….” dengus Siwon “Abeoji…apa Eomma ada di kamarnya??” tanya Siwon. 

“ne… Waeyo??” 

“Aku ingin pamit senelum pergi ke dunia manusia” jawab siwon lalu pergi meninggalkan tempat itu. 

Author pov end 

Siwon pov ~ 

Aku mengaktifkan Cristal Drop yang aku miliki. Dengan cara ini aku akan pergi ke dunia manusia. Kuambil cristal itu dari sakuku kemudian membiarkanya melayang,kemudian kugigit pergelangan tanganku sendiri dan menjatuhkan tetesan darah itu di cristal. Dan hanya dengan mengucapkan mantra kuno itu aku akan sampai di dunia manusia. 
Aku sudah menginjakkan kakiku disini…. Ya dunia manusia. Bau darah sangat jelas merebak di udara. Aku tersenyum sinis, manusia adalah mahluk bodoh dan lemah. Aku baru ingat aku belum memperkenalkan diriku, namaku Choi Siwon putra tertua Choi Minho penguasa dunia para mahluk abadi,VAMPIRE. Kami penikmat darah yang paling sempurna, bukankah begitu??? Dengan kekuatan, kecepatan, ketepatan, pembaca pikiran, dan kesempurnaan wajah dan fisik. Dengan begitu mangsa akan langsung jatuh dan bertekuk lutut. Sifatku yang dingin dan datar merupakan wibawa tersendiri yang membuat banyak yeoja tergila-gila padaku. 
Beberapa guardian menyambut kedatanganku di rumah ini. Aku rindu rumah ini, aku pernah datang ke dunia manusia 3tahun lalu tak banyak yg berubah rupanya. Dan aku juga ingat saat Hyuk ajhusi menemaniku berjalan di sebuah taman, disanalah aku mencium aroma Bunga Kirei-ku untuk yang pertama kalinya, baunya menghanyutkan. Aku bisa melihat dari jauh pemilik bau itu tapi…. Aku mencoba menahan hasratku untuk membuatnya menjadi milikku. Dan sejak saat itu aku mematenkannya menjadi hak milikku. Dan kesempatan ini akan aku gunakan untuk mencarinya,Kirei-ku.

“Hyuunggg….” 2 setan yg abeoji kirim padaku Youngmin dan Kyuhyun. 

“Wae???” tanyaku datar.”jangan ganggu aku, aku mau istirahat” jelasku pada mereka. 
Choi Youngmin adalah adikku dia punya sifat yg sama denganku dingin dan datar tapi terkadang ia akan mengeluarkan kedua sifatnya Black & White. Yach…sifatnya lebih mengerikan daripada punyaku. Sedangkan cho kyuhyun dia sepupuku yang evil dan seorang pecinta wanita. 
Hyuk ajhusi telah menyiapkan segalanya untukku. Aku akan berbaur bersama manusia dan langkah pertama adalah masuk di Inha University. 

Sujin pov ~ 

Aku baru saja selesai sarapan dan berangkat ke kampus lebih dulu aku takut terlambat, ini hari pertamaku masuk setelah kematian kedua orang tuaku. 
Tatapanku menjelajah seisi ruang kelas. Ku dapati namja busuk itu sedang mencium gadis barunya. Cih…. Baru 3hari yg lalu dia putus denganku dan menceritakan kelakuan busuknya dan sekarang?? Sudah mendapatkan korban baru rupanya. Dasar manusia rendah. Mata kuliah kali ini membuatku bosan apalagi Mr. Kim terlalu over di setiap jam kuliahnya. Aish….. Menyebalkan. 
Dan ketika bel berbunyi, aku mendesah pelan “Akhirnya….” penderitaanku berakhir juga. Tapi sekarang aku merasakan ada yg berdiri di hadapanku, ku dongakkan kepalaku agar dapat melihat wajahnya. 
“Cih……” dengusku, namja rendahan itu berdiri di hadapanku. Ku rasakan kelas sudah sepi. 

“ku kira kau juga ikut bergabung dengan ke2 orang tuamu ke akhirat” katanya datar ingin sekali rasanya ku robek mulut busuknya itu. “Kau tau Sujin……. Kau sangat MENYEDIHKAN” dasar iblis. “kau akan sangat menderita jika kau masih berada di lingkunganku lho…” bisiknya, ia menarik daguku tapi ku tepis dengan kasar “karna kau yang seperti ini selalu membuatku muak Sujin-a” ku tarik tas selempangku lalu meninggalkanya. 

“Terserah kau saja Kwon Jiyoung” ku tapaki koridor univesitas dengan kalut. 

Author pov ~ 

Akhirnya Sujin memutuskan untuk duduk di sebuah taman saja. Dia duduk di bangku kosong itu mencoba meredam emosi yg berkecamuk di dalam hatinya. Dan tanpa sadar air matanya kembali meleleh. Perasaan sesak itu kembali hadir mengingatkan pada luka dan kesedihannya. Ia kemudian menangis tanpa suara. 
Tanpa ia sadari kini seorang namja tengah berdiri di hadapannya dengan mengulurkan sebuah saputangan warna putih. Sujin menatap namja itu, namja itu hanya tersenyum ramah, dan makin terlihat seperti malaikat. Sujin meraih saputangan yg diberikan oleh namja itu. 

“Gomawo….” lirih sujin. 

“ne cheonma…boleh aku memberimu saran agashi?” tanya namja itu hati-hati. 

“Ne??” sujin terlihat bingung. 

“Jangan terlalu sering menangis, walaupun kau menangis mereka tak mungkin akan bangkit dari kubur mereka,iklaskan dan doakan saja agar mereka bahagia di sana” Sujin hanya bisa menatap namja itu penuh selidik “Dan untuk namja yang telah menghianatimu, lebih baik kau tak terlalu memikirkannya. Ada saat yg tepat nanti, dimana dia akan bersujud minta maaf padamu” terang namja itu. Sontak Sujin kaget bagaimana bisa namja di sebelahnya tahu masalahnya. 

“Maaf ajhusi…. Boleh aku tau siapa namamu???” 

“aku………………” 

TBC